Pandai Sikek, Sepuluh Koto, Tanah Data

10409659_1416755308603648_6383034063610596884_n
Pandai Sikek merupakan salah satu nagari yang termasuk ke dalam wilayah kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Nagari ini terletak di dekat Batusangkar, ibu kota dari kabupaten Tanah Datar. Nagari Pandai Sikek juga dikenal sebagai tempat pengrajin tenun, dan ini diapresiasikan oleh pemerintah Republik Indonesia dalam gambar mata uang pecahan Rp 5.000 emisi 1999-saat ini.

Sejarah
Berdasarkan sejarahnya (Barih Balibeh) pasukuan di Nagari Pandai Sikek pada mulanya hanya terdiri dari ampek suku (empat suku) yaitu:
Koto
Guci
Sikumbang
Pisang

Kemudian dalam perkembangan populasi penduduk, maka suku Koto dipecah menjadi empat suku, dan datang beberapa suku yang lain sehingga saat ini di Nagari Pandai Sikek terdapat tujuh suku dan lebih dikenal dengan sebutan Urang nan Tujuah Suku Salapan indu yaitu:

Koto Sungai Guruah
Koto Tibalai
Koto Limo Paruik
Koto Gantiang
Guci
Sikumbang
Pisang
Panyalai dan Jambak

Kemudian dari Urang nan Tujuah Suku Salapan indu tersebut lahirlah istilah Pangulu nan Anam Puluah (Penghulu yang enam puluh) yaitu :

Koto Sungai Guruah pangulu nan sapuluah – 10 Penghulu
Koto Tibalai pangulu nan batujuah – 7 Penghulu
Koto Limo Paruik pangulu nan batujuah – 7 Penghulu
Koto Gantiang pangulu nan barampek – 4 Penghulu
Guci pangulu nan sapuluah – 10 Penghulu
Sikumbang pangulu nan sambilan – 9 Penghulu
Pisang pangulu nan sambilan – 9 Penghulu

Panyalai dan Jambak pangulu nan barampek – 4 Penghulu
Namun saat ini Koto Gantiang Pangulu nan Barampek bergabung dengan Koto Sungai Guruah Pangulu nan Sapuluah, sedangkan Panyalai dan Jambak bergabung Guci. Sehingga kalau dijumlahkan penghulunya menjadi 52.

Perekonomian

Di nagari ini yang menjadi sumber pendapatan primadona bagi masyarakat setempat adalah sebagai pengrajin tenun atau songket. Motif-motif kain tenun di nagari ini selalu diambil dari contoh kain-kain tua yang masih tersimpan dengan baik dan sering dipakai sebagai pakaian pada upacara-upacara adat dan untuk fungsi lain dalam lingkup upacara adat, misalnya sebagai tando dan dipajang juga pada waktu batagak (mendirikan) rumah. Motif-motif tenun Pandai Sikek diyakini sebagai motif asli pada kain-kain tenunan perempuan-perempuan Pandai Sikek pada zaman lampau.

Sumber Wikipedia

index

397546_10200510906599380_302896765_n

Book Now !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s