Goreng Jariang (Jengkol)

jengkol
Tak lengkap rasanya jika menu satu ini tidak hadir sebagai menu pendamping pada waktu makan.Bahkan hampir setiap rumah makan yang menyediakan masakan minang menyajikannya sebagai salah satu menu andalan yang disukai banyak konsumen.Selain rasanya yang “kamek” dan baunya yang khas, menu goreang jariang (Jengkol) mampu membuat penyukanya menjadi ketagihan.

Meski dapat menimbulkan efek negatif seperti bau mulut tak sedap dan dan efek pada ginjal, namun tetap saja dirinya selalu meminta menu tersebut dihidangkan saat tengah makan di rumah makan atau restoran padang.
Untuk mengurangi efek negatif pada kesehatan jika mengkonsumsi menu ini berlebihan. Sebelum dimasak, jengkol terlebih dahulu direbus dengan banyak air sampai kulit mengelupas. Setelah ditiriskan, bahan ini kemudian di rebus lagi dengan dibubuhi sedikit garam dan sedikit kapur. Jengkol kemudian dikeprek sampai agak pecah-pecah, lalu goreng dengan minyak yang sedang panasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s